Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat, karunia, serta hidayah-Nya, sehingga kegiatan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan di Kabupaten Tangerang, Banten, dapat terlaksana dengan baik, aman, dan lancar.
Atas nama Panitia Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, para sponsor, official, pelatih, atlet, wasit, juri, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, kerja sama, dan partisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan sukses.
Dalam penyusunan laporan pelaksanaan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026, kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan yang membangun sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan kegiatan di masa yang akan datang.
PENDAHULUAN
Pembinaan olahraga merupakan salah satu upaya yang dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga serta menghasilkan atlet-atlet berprestasi. Proses pembinaan memerlukan waktu yang panjang, dimulai sejak usia dini hingga mencapai tingkat kompetisi tertinggi melalui latihan yang konsisten, kompetisi yang berkualitas, dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Taekwondo sebagai salah satu cabang olahraga beladiri yang berasal dari Korea Selatan telah berkembang pesat di Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1972. Saat ini, Taekwondo telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada berbagai ajang olahraga tingkat daerah, nasional, regional, maupun internasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Perkembangan Taekwondo di Indonesia ditandai dengan semakin banyaknya klub, dojang, dan pusat-pusat pembinaan atlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah peserta pada berbagai kejuaraan Taekwondo, baik yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Pengurus Provinsi, Pengurus Kabupaten/Kota, maupun penyelenggara lainnya. Melalui penyelenggaraan kejuaraan yang berkesinambungan, diharapkan akan lahir bibit-bibit atlet Taekwondo yang memiliki kemampuan teknis, mental bertanding, serta sportivitas yang tinggi sehingga mampu mengharumkan nama bangsa pada berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerja sama dengan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 sebagai bagian dari pembinaan prestasi olahraga sekaligus mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat pecinta olahraga Taekwondo.
Kapolri Cup ke-7 Tahun 2026 diselenggarakan di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sebagai ajang kompetisi nasional yang diikuti oleh atlet-atlet Taekwondo terbaik dari berbagai provinsi, klub, instansi TNI/Polri, serta satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet potensial, serta meningkatkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan persatuan bangsa melalui
olahraga Taekwondo.
DASAR
Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan pada landasan-landasan sebagai berikut:
- Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
- Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
- Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor ST/1215/VI/HUM.1.1./2026 tanggal 11 Juni 2026. Tentang Sprin Kapolri No:
SPRIN/1636/HUM.1.1./2026 tanggal 5 Juni 2026 tentang Panitia Kegiatan Pembinaan Tradisi Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026.
TUJUAN
- Menjadikan ajang kompetisi bagi atlet-atlet unggulan dari daerah dalam menjaring dan meningkatkan prestasi atlet Taekwondo berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
- Penyelenggaran kegiatan tersebut diharapkan akan meningkatkan kemampuan para atlet, dan para pelatih dapat mengevaluasi perkembangan atletnya selama menjalankan program latihan. Dengan tercapainya hal tersebut diharapkan atlet dapat mencapai prestasi secara optimal dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
- Sinergi program Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PBTI, Pengprov, pengcab Unit latihan / Club dalam meningkatkan prestasi atlet Taekwondo berbakat sebagai regenerasi dan pembinaan atlet dari usia dini hingga senior.
WAKTU DAN TEMPAT
Waktu Pelaksanaan : 9 Juli 2026 – 11 Juli 2026
Tempat : Indoor Stadium, Kab. Tangerang. Banten
LAYOUT
JUMLAH PESERTA
KATEGORI UMUM : (161 Kontingen/Club)
Prestasi Kyorugi : 434 atlet
Prestasi Poomsae : 87 atlet
Pemula Kyorugi : 1183 atlet
Pemula Poomsae : 193 atlet
Master Poomsae : 23 atlet
KATEGORI POLRI : (32 POLDA)
Kyorugi : 152 atlet
Poomsae : 22 atlet
Tag Team : 27 Team (81 atlet)
WAKTU PELAKSANAAN
Rabu, 8 Juli 2026
Penimbangan : 09.00 – 16.00
Lokasi : Indoor Stadium, Kab Tangerang
Kamis, 9 Juli 2026
Pertandingan dimulai : 08.00 – 13.30
Pembukaan : 13.30 – 16.00
Pertadingan lanjutan : 16.00 – 18.00
Istirahat : 18.00 – 18.30
Pertandingan lanjutan : 18.30 – 20.00
Jumat, 10 Juli 2026
Pertandingan dimulai : 08.00 – 11.30
Istirahat : 11.30 – 13.30
Pertandingan lanjutan : 13.00 – 18.00
Istirahat : 18.00 – 18.30
Pertandingan lanjutan : 18.30 – 19.25
Sabtu, 11 Juli 2026
Pertandingan dimulai : 08.00 – 12.00
Istirahat : 12.00 – 13.00
Pertandingan lanjutan : 13.00 – 15.45
Penutupan : 15.45 – 17.45
Istirahat : 17.45 – 18.15
Pertandingan lanjutan : 18.15 – 19.30
PEJABAT UPACARA PEMBUKAAN
RUNDOWN ACARA PEMBUKAAN
PEJABAT UPACARA PENUTUPAN
RUNDOWN ACARA PENUTUPAN
JUARA UMUM KATEGORI POLRI
Juara Umum Overall - Kategori Umum
Juara Umum Pra Cadet
Juara Umum Cadet
Juara Umum Junior
Juara Umum Senior